f
s
f

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipis cing elit. Aenean commodo ligula eget dolor. Aenean massa. Cum sociis theme natoque

Follow Me
TOP
Image Alt

jalan2jepang.com

Update Status Perjalanan Ke Jepang

Menyebarnya virus covid-19 menyebabkan banyak negara menetapkan pelarangan sementara bagi wisatawan asing masuk ke negaranya, tak terkecuali Jepang. Pastikan anda mendapatkan update travel status bagi wisatawan asing masuk ke Jepang sebelum membuat rencana perjalanan anda ke Jepang.

Penyebaran virus corona cukup berpengaruh terhadap pariwisata di Jepang. Meskipun pengetatan terhadap pariwisata domestik sudah dicabut, perbatasan Jepang tetap ditutup bagi wisatawan asing. Hingga saat ini belum ada tanda-tanda apakah penutupan ini akan segera dicabut. Untuk itu, sepertinya para pencinta wisata Jepang masih harus bersabar.

Situasi Domestik

Meskipun penyebaran virus Covid-19 di Jepang tidak mencapai tingkatan yang menjulang tinggi sebagaimana di Eropa dan Amerika Utara, pemerintah Jepang mencanangkan kondisi darurat antara 7 April hingga 25 Mei lalu, meminta masyarakat untuk tinggal di rumah bahkan meminta beberapa jenis usaha untuk tutup sementara. Bahkan setelah lewatnya kondisi darurat, masyarakat tetap diminta untuk menerapkan social distancing dan menghindari kemurumunan atau tempat-tempat dengan kondisi ventilasi udara yang dinilai buruk. Adapun pengetatan terhadap kegiatan usaha secara umum telah dicabut.

Pelarangan bepergian antara propinsi telah dicabut pada tanggal 19 Juni lalu, dan pada akhir Juli pemerintah Jepang mencanangkan kampanye pariwisata domestik Go To Travel untuk membangkitkan kembali industri pariwisata, dengan menawarkan masyarakat Jepang diskon sebesar 50% dari biaya perjalanan wisata domestik dan diberlakukan hingga awal 2021.

Meskipun di dalam wilayah kota transportasi umum tidak terlalu terpengaruh, tidak demikian dengan perusahaan penerbangan dan bus antar kota yang terpaksa mengurangi frekuensi layanan mereka. Bahkan untuk paket pelayanan kereta bertema yang diselenggarakan sesuai musim tertentu sempat dihentikan sementara, meskipun kemudian terlihat adanya kenaikan pelayanan kembali. Saat ini kereta antar kota pada umumnya telah beroperasi kembali sesuai jadual semula setelah sempat dikurangi frekuensinya di bulan Mei dan Juni.

“Saat ini Jepang menolak masuknya pengunjung non-Jepang yang pernah berkunjung ke lebih dari 100 negara di seluruh dunia dalam 14 hari terakhir.”

Pengetatan Perjalanan Internasional

Saat ini Jepang menolak masuknya pengunjung non-Jepang yang pernah berkunjung ke lebih dari 100 negara di seluruh dunia dalam 14 hari terakhir, termasuk negara-negara seperti Amerika Serikat, Kanada, Australia, Selandia Baru, Singapura, Malaysia, Indonesia, Thailand, Vietnam, Filipina, Korea Selatan, China dan sebagian besar negara-negara Eropa (termasuk Inggris), kecuali dalam kondisi khusus.

Jepang juga untuk sementara tidak memberika pembebasan visa, sehingga semua warga asing yang berkunjung ke Jepang diharuskan mengajukan permohonan visa sebelum bepergian ke Jepang.

Para pengunjung yang tiba dan belum lama ini pernah berkunjung ke negara-negara yang terserang virus Covid-19, atau memiliki gejala terserang virus Covid-19 diharuskan menjalani pemeriksaan di bandara dan menunggu hasilnya, yang biasanya butuh waktu sekitar 2-3 jam. Selain itu, termasuk pengunjung yang tiba dan tidak menjalani pemeriksaan di bandara, juga diharuskan untuk menjalni karantina mandiri pada lokasi yang telah ditentukan (biasanya sebuah hotel atau rumah) dan tidak diperbolehkan untuk menggunakan transportasi umum selama 14 hari sejak mendarat.

Sebaliknya, tidak sedikit negara yang jga menerapkan penolakan terhadap pengunjung yang baru tiba dari Jepang atau meminta mereka untuk menjalani karantina.

Saat ini sedang dipersiapkan angkah-langkah untuk pembukaan kembali pintu masuk ke Jepang secara bertahap, dimulai dari warga bagi negara-negara yang telah berhasil mengendalikan penyebaran virus corona atau negara-negara yang memiliki hubungan penting dengan Jepang. Ijin masuk akan diberikan dimulai bagi para pengunjung dengan tujuan bisnis, tenaga ahli, maupun para peserta program training. Pelajar dan akhirnya wisatawan akan mengikuti kemudian. Pada tanggal 18 September, sebuah sistem baru akan dimulai yang memungkinkan para pengunjung bisnis dari Singapura untuk tidak perlu menjalani masa karantina bila hasil pemeriksaan mereka saat sebelum berangkat (cukup 1 kali) dan saat tiba (cukup sekali) adalah negatif.

Penutupan dan Cancel

Tidak sedikit objek wisata di Jepang yang tutup sementara selama bulan April dan Mei. Namun demikian, sejak Mei sudah banyak objek wisata yang buka dan tinggal sedikit yang masih memutuskan untuk tutup. Adapun even-even wisata maupun yang lainnya, kebanyakan dilakukan cancel atau penundaan.

Post a Comment

Daftar Sekarang!

Join the SetSail community today & set up a free account.